Tema kali ini adalah negara yang paling kreatif dan inovatif di dunia. Sejak pertama kali ditugasi tugas ini, negara ini telahterngiang di kepala saya; China.

Cina memiliki luas kira-kira 9 juta 600.000 kilometer persegi dan merupakan salah satu negara terluas di dunia dan paling luas di Asia. Berpenduduk lebih dari satu miyar jiwa, China memiliki sumber daya manusia yang teramat banyak. Tak heran, banyak bertebaran industri-industri dunia yang dibangun di China guna menyerap tenaga kerja.

Mengapa saya memilih China sebagai negara paling inovatif dan kreatif?

Mungkin banyak yang tidak sependapat dengan saya mengingat banyaknya barang palsu yang beredar dari Cina, mulai dari tas hingga perangkat elektronik. Namun, bila kita melihat dari sudut pandang lain, China juga terlah banyak menciptakan barang-barang yang mungkin terinspirasi dari merk lain, namun dimodifikasi sedemikian rupa dan ditambahkan berbagai fitur tambahan yang sangat sangat lengkap untuk menyempurnakan fungsinya. Sebut saya smartphone merk HTC, ataupun Blueberry, yang memiliki berbagai fitur canggih seperti TV, social feature, bahkan ada yang dapat menjadi proyektor mini. Bayangkan, dengan ukuran sekecil itu mereka dapat menyulapnya menjadi televisi dan proyektor! Namun ada hal yang masih saya sayangkan mengenai produk-produk China tersebut, yaitu desainnya. Desain produk-produk cina masih terlalu “ramai”, belum ringkas seperti desain produk-produk Apple yang simpel, enak dilihat, dan easy to use.

htc phone

Hal lainnya adalah tentang kebudayaan China yang begitu orisinil dan meyebar di berbagai penjuru dunia. Di zaman yang sangat modern saat ini, komunitas China dapat bermukim di negara-negara maju dunia, mereka tetap mempertahankan nilai-nilai kekeluargaan mereka, seklaipun di negeri orang. Chinatown atau kawasan Pecinan adalah salah satu bentuknya. Chinatown adalah wilayah pada suatu kota yang mayoritas penghuninya adalah orang Tionghoa yang merantau dari negaranya. Kawasan ini sering dijadikan objek wisata bagi para turis. Namun, tidak semua etnis China yang berada di negara tertentu selalu tinggal di Chinatown.

Chinatown in Manhattan

Orang-orang China adalah orang yang sangat produktif. Kita bisa melihat para pengusaha yang merupakan keturunan China, mereka dikenal ulet dan pantang menyerah. Taipan-taipan (para pengusaha super sukses di Indonesia) Indonesia pun umumnya beretnis China. Hal itu tentunya dapat kita contoh agar bangsa Indonesia, yang juga mempunyai wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang banyak; agar bisa juga seproduktif China.

Advertisements

Seingat saya, sekitar tahun 2000-an dunia persekolahan sedang dilanda tren alat akademik canggih yang bernama “kamus elektronik” atau yang lebih dikenal dengan sebutan merk “Alfalink”. Kami, yang masih duduk di bangku kelas 3 SD terkesima dengan kecanggihan alat itu. Kebetulan salah satu teman saya mempunyai kamus tersebut dan jadilah alat itu sebagai mainan massal kelas kami. Kami bermain mengartikan nama kami dalam bahasa Indonesia dan benar-benar mempercayai artinya. Tibalah giliran saya “diartikan” namanya, dan keluarlah sebuah arti yang agak aneh setelah saya mengetikkan nama saya….. Helikopter. Saya tidak puas, itu adalah arti nama yang ganjil, dan nama saya juga memang agak ganjil. Berbagai pertanyaan pun memenuhi kepala saya yang kecil itu. Mengapa ibu saya menamai saya dengan arti helikopter? Apa saya lahir di dalam helikopter?

Maka, pulanglah saya ke rumah. Saya pun langsung menanyakan perihal nama tersebut kepada ibu saya. Ibu saya tertawa. “Kamu dibodohi alat elektronik. Itu pasti karena bentuk katanya mirip helikopter, jadi diterjemahinnya helikopter.” “Ooooh..” saya menggut-manggut.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata nama “Heldira” dipilih karena dalam proses melahirkan saya, saya harus diberi suntikan rangsangan agar saya mau “keluar” dalam persalinan normal. Kata ibu saya sih istilah untuk suntikan rangsangan itu namanya “Heldira” atau mirip-mirip; hanya ibu atau dokter persalinannya yang tahu. Sedangkan nama belakang saya “Larashati” itu artinya baik hati. Jadi ibu dan ayah saya berharap saya menjadi anak yang baik hati.